Tampilkan postingan dengan label mesin coklat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mesin coklat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Agustus 2018

Mengenal Secara Mendalam Buah Kakao

Hasil gambar untuk kakao

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan pohon budidaya di perkebunan yang datang dari Amerika Selatan, akan tetapi saat ini ditanam di beberapa lokasi tropika. Dari biji tumbuhan ini dibuat produk olahan yang diketahui menjadi cokelat. 

Kakao adalah tumbuhan tahunan (perennial) berupa pohon, di alam bisa sampai ketinggian 10m. Meski begitu, dalam pembudidayaan tingginya dibikin tidak lebih dari 5m tapi dengan judul menyamping yang meluas. Hal seperti ini dikerjakan untuk perbanyak cabang produktif. 

Bunga kakao, seperti anggota Sterculiaceae yang lain, tumbuh secara langsung dari batang (cauliflorous). Bunga prima memiliki ukuran kecil (diameter maximum 3 cm), tunggal, akan tetapi terlihat terangkai karena kerap beberapa bunga muncul dari satu titik tunas. 


Bunga kakao tumbuh dari batang. 

Penyerbukan bunga dikerjakan oleh serangga (terpenting lalat kecil (midge) Forcipomyia, semut bersayap, afid, serta beberapa lebah Trigona) yang umumnya berlangsung saat malam hari1. Bunga siap diserbuki dalam periode waktu beberapa waktu. 

Kakao pada umumnya merupakan tumbuhan menyerbuk silang serta mempunyai skema inkompatibilitas-sendiri (lihat penyerbukan). Walau bagaimanapun, beberapa varietas kakao dapat lakukan penyerbukan sendiri serta membuahkan type komoditi dengan nilai jual yang tambah tinggi. 

Buah tumbuh dari bunga yang diserbuki. Ukuran buah tambah lebih besar dari bunganya, serta berupa bulat sampai memanjang. Buah terbagi dalam 5 daun buah serta mempunyai ruangan serta di dalamnya ada biji. Warna buah berubah-ubah. Pada saat muda berwarna hijau sampai ungu. Jika masak kulit luar buah umumnya berwarna kuning. 

Biji terangkai pada plasenta yang tumbuh dari pangkal buah, dibagian dalam. Biji dilindungi oleh salut biji (aril) lunak berwarna putih. Dalam arti pertanian dimaksud pulp. Endospermia biji memiliki kandungan lemak dengan kandungan yang cukuplah tinggi. Dalam pemrosesan pascapanen, pulp difermentasi saat tiga hari kemarin biji dikeringkan dibawah cahaya matahari. 

akao menjadi komoditas perdagangan umumnya dibedakan jadi dua grup besar : kakao mulia (" edel cacao ") serta kakao curah/lindak (" bulk cacao "). 

Di Indonesia, kakao mulia dibuat oleh beberapa perkebunan tua di Jawa, seperti di Kabupaten Jember yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara XII (Persero). Kultivar-kultivar penghasil kakao mulia datang dari pemuliaan yang dikerjakan pada saat kolonial Belanda, serta diketahui dari namanya yang berawalan " DR " (contohnya DR-38). Singkatan ini diambil dari singkatan nama perkebunan tempat dikerjakannya seleksi (Djati Roenggo, di daerah Ungaran, Jawa Tengah). Kakao mulia berpenyerbukan sendiri serta datang dari type Criollo. 


Buah kakao Criollo. 
Sejumlah besar daerah produsen kakao di Indonesia membuahkan kakao curah. Kakao curah datang dari kultivar-kultivar yang self-incompatible. Kualitas kakao curah umumnya rendah, walau produksinya tambah tinggi. Bukan perasaan yang diprioritaskan tapi umumnya kandungan lemaknya. 

Produksi kakao dunia sudah bertambah dari 1, 5 juta ton pada tahun 1983-1984 jadi 3, 5 juta ton pada tahun 2003-2004, hampir semuanya karena pelebaran ruang produksi. Kakao ditanam baik oleh perkebunan besar serta agroindustri produsen kecil. Sejumlah besar produksi datang dari juta-an petani yang mempunyai beberapa pohon semasing. 

Pohon kakao mulai berbuah serta dipanen saat tanaman telah berusia empat atau lima tahun. Pohon dewasa mungkin saja mempunyai 6. 000 bunga dalam satu tahun, akan tetapi cuma seputar 20 buah yang dibuat. Seputar 300-600 biji (kurang lebih dari 10 buah) yang diperlukan untuk membuahkan 1 kg pasta kakao

Dengan historis, pembuat cokelat sudah mengaku tiga grup kultivar utama biji kakao dipakai untuk bikin kakao serta coklat yang sangat bernilai, langka, serta mahal merupakan grup Criollo, biji kakao yang dipakai oleh Bangsa Maya. Cuma 10% dari coklat terbuat dari Criollo, yang kurang pahit serta lebih aromatik dibanding kacang yang lain. Biji kakao di 80% dari coklat dibikin dengan memakai biji dari grup Forastero. Pohon Forastero dengan berarti lebih keras dibanding pohon Criollo, hingga biji kakao tambah murah. Trinitario, hibrida dari Criollo serta Forastero, dipakai pada seputar 10% dari coklat. Ini, genetis baru berbasiskan klasifikasi jadi 10 grup dapat juga menolong pemulia tanaman untuk membuat varietas baru yang tahan hama serta penyaki serta memiliki kandungan perasaan yang lebih disenangi. Hasil riset Mursidi, di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, akhir tahun 2008, salah satunya hama yang menyerang buah kakao merupakan lalat buah, Bactrocera carambolae serta Bactrocera papayae. 

Biji Kakao merupakan bahan utama pembuatan bubuk kakao (coklat), bubuk kakao merupakan bahan dalam pembuatan kue, es cream, camilan, susu, dan sebagainya. Dalam bhs sehari-harinya penduduk kita mengatakan coklat. Ciri-ciri perasaan coklat merupakan gurih, dengan aroma yang ciri khas hingga disenangi beberapa orang terutamanya anak-anak serta remaja.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kakao

Senin, 23 Juli 2018

Rahasia Panen Kakao Terbaik



Tanaman kakao mulai menghasilkan buah pada berusia 2, 5 – 3 tahun sesudah tanam. Produksi buah kakao di tahun pertama condong dikit serta selalu bertambah bersamaan bertambahnya usia. 

Produktivitas maksimal diraih pada pada usia 7-11 tahun, seputar 1, 8 ton biji kakao kering per hektar per tahun. Produktivitas itu selalu alami penurunan sampai tanaman tua serta mati. 

Buah kakao dibuat dari proses penyerbukan bunga jantan serta bunga betina yang tumbuh melekat pada semuanya sisi batang tanaman. Bunga-bunga yang tumbuh pada batang pokok biasanya akan membuahkan buah yang besar serta berkualitas baik. 

Buah kakao siap panen 
Dari terjadinya proses penyerbukan sampai buah masak serta siap petik diperlukan waktu seputar 5 – 6 bulan. Kakao masak yang siap petik mesti penuhi persyaratan panen. Buah kakao yang penuhi persyaratan panen merupakan buah yang telah memberikan pertanda seperti berikut : 

Kulit buah telah beralih warna dengan cara prima, dari yang saat mentah berwarna hijau jadi kuning waktu masak, atau dari yang saat mentah berwarna merah jadi jingga tua. 
Tangkai buah mulai jadi kering. 
Buah kakao keluarkan bunyi bila digoncangkan atau dikocok. 

Tehnik pemanenan 
Buah kakao yang sudah penuhi persyaratan siap panen mesti selekasnya diambil supaya kualitas bijinya tidak turun. Bila panen dipending, biji dapat berkecambah saat didalam buah serta hal seperti ini akan membuat kandungan lemak biji turun dengan cara mencolok. Biji-biji yang demikian biasanya mempunyai harga jual yang begitu rendah. 

Tehnik pemanenan buah yang benar mengacu pada banyak hal yakni perputaran panen, tehnik pemetikan, pengupasan buah, dan persiapan olah saat panen. 

Perputaran panen 
Panen buah kakao baiknya dikerjakan sekerap mungkin saja, minimum 7 – 10 hari sekali. Panen yang kerap berguna untuk memutus siklus hidup hama penggerek buah kakao serta menahan penyebaran penyakit busuk buah kakao. 

Tehnik pemetikan 
Pemetikan buah kakao merupakan hal yang begitu memang perlu dilihat dalam pekerjaan panen. Langkah pemetikan yang salah bisa mengakibatkan penurunan produktivitas tanaman kakao pada bulan-bulan selanjutnya. 

Pemetikan buah dikerjakan dengan memotong tangkai buah memakai pertolongan alat berbentuk gunting pangkas, golok, atau sabit. Pemotongan tangkai dikerjakan sedekat mungkin saja dengan buahnya yakni tersisa tangkai dengan panjang seputar 1-1, 5 cm. Tangkai buah ini merupakan investasi karena bunga-bunga kakao baru nanti akan tumbuh di sisa tangkai buah ini. 

Pemanenan lewat cara memelintir buah, menendang, atau menarik buah begitu tidak disarankan karena bisa mengakibatkan kerusakan tangkai serta melukai tanaman. Tangkai buah yang rusak tak akan bisa ditumbuhi bunga kakao hingga buah mustahil tumbuh lagi dari sana, sedang kulit tanaman yang tersakiti akan ringan terinveksi jamur-jamur patogen. 

Untuk buah yang terdapat di bagian yang susah dijangkau, pemetikan buah dikerjakan dengan pertolongan gunting pangkas bergalah. Pemanenan memakai galah saja memiliki resiko mengakibatkan kerusakan tangkai buah serta kulit tanaman. 

Buah-buah yang telah diambil lalu dibawa serta disatukan ke tempat penampungan hasil untuk dipecah serta diambil bijinya. 

Pengupasan serta pengolahan 

Sesudah buah kakao hasil panen terkumpul, bagian setelah itu yang dikerjakan dalam pekerjaan panen merupakan pengupasan buah serta pemungutan biji. 

Pengupasan buah dikerjakan dengan memecah kulit buah memakai pertolongan benda tumpul seperti tongkat kayu atau bambu. Pengupasan memakai pertolongan benda tajam seperti golok atau sabit baiknya dijauhi karena bisa melukai biji yang ada didalam buah. Biji-biji yang terluka serta pecah biasanya dibeli dengan harga rendah.

Baca Juga : Cara Pengupasan Buah Kakao Tercepat 

Biji kakao yang ada dalam buah yang telah pecah lalu diambil serta ditampung dalam wadah ember plastik atau tempat penampungan yang bersih untuk lalu di proses jadi biji kakao kering siap jual

Sumber : https://alamtani.com/panen-buah-kakao/.